taktikkoe

Just another WordPress.com site

Mitos Seputar Kehamilan Terpopuler Dalam Masyarakat

Mitos soal kehamilan banyak yang berkembang seakan-akan menjadi semacam informasi yang benar dalam masyarakat. Ada baiknya kita mengenali mitos-mitos apa saja yang berkembang dalam masyarakat, sehingga kita bisa mengantisipasi kesalahan pengertian bagi kita dan menjadikannya suatu pengetahuan, atau tips kesehatan tentang kehamilan itu sendiri. Berikut 10 diantaranya :

1. Tidak boleh menggaruk-garuk perut hamil

Menggaruk perut saat sedang hamil akan menimbulkan stretchmark atau guratan-guratan memanjang tak berpola di kulit perut.
Faktanya : Stretchmark akan tetap ada meskipun tidak digaruk sama sekali. Garis-garis ini muncul karena disebabkan oleh serat-serat elastis di dalam jaringan yang berada di bawah lapisan epidermis yang meregang di luar batas, sampai titik robek.
Ada 2 jenis bekas regangan dalam masa kehamilan :
– Yang disebabkan oleh perubahan hormonal di masa awal kehamilan
– Yang muncul pada triwulan terakhir karena kulit teregang oleh membesarnya rahim

Langkah-langkah untuk memperkecil resiko timbulnya guratan di masa kehamilan :
– Perbaiki pola makan dengan asupan yang cukup protein,seng, vit.C, B6 yang penting untuk melindungi serat-serat kolagen kulit
sehingga kulit kuat dan lentur
– Gunakan krim, cairan/salep untuk menjaga kelembutan dan kelenturan kulit
– Latihan gerak badan untuk memperkuat otot-otot penahan tubuh dan mencegah terjadinya guratan

2.Hamil harus makan banyak

Anggapan bahwa saat hamil harus makan dua kali lipat, satu untuk dirinya sendiri dan satu lagi untuk bayi yang dikandungnya.
Faktanya : Biarpun bayi di dalam kandungan sangat membutuhkan banyak nutrisi untuk kesehatannya. Tetapi bukan alasan untuk makan dua kali lipat. Hal ini akan menyebabkan kenaikan berat badan yang berlebih yang bisa menyebabkan gangguan metabolisme pada ibu juga pada janinnya serta akan memicu masalah lainnya dalam kehamilan, seperti keracunan kehamilan, kencing manis, / hipertensi, dsb. sehingga tidak baik untuk kesehatan di masa kehamilan.
Patut menjadi perhatian bahwa batas-batas aman kenaikan berat badan selama masa kehamilan adalah sekitar 11-15 kg (maximal tidak lebih dari 18 kg).
Pola makan yang baik dan bergizi seimbang disertai dengan melakukan olahraga ringan secara rutin akan bisa mengontrol berat badan sehingga tidak melebihi dari 10 % dari batas normal. Sebaiknya mengurangi konsumsi makanan tinggi kalori / lemak, makan dengan porsi kecil tetapi sering lebih baik.

3.Saat hamil tidak boleh makan ikan laut

Menurut mitos makan ikan laut akan menyebabkan Air Susu Ibu (ASI) menjadi berbau amis, sehingga bayi menjadi enggan untuk menyusu.
Faktanya : Ikan justru merupakan salah satu dari penyumbang protein yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan janin dan plasenta, juga untuk kebutuhan suplai darah merah yang semakin meningkat pada masa kehanilan ini. Ikan banyak mengandung vitamin B6 (terutama yang mengandung omega 3, seperti tuna dan salmon) dimana pada masa kehamilan dibutuhkan lebih banyak ketimbang sebelum hamil, gunanya untuk embentuk protein dengan asam amino, darah merah, saraf otak dan otot-otot tubuh. Seringkali ibu-ibu hamil justru kekurangan vitamin ini sehingga sangat mempengaruhi kesehatannya.

4.Bentuk perut saat hamil dapat dijadikan acuan jenis kelamin bayi

Menurut mitos Bentuk perut membulat saat hamil berarti bayi yang dikandung berjenis kelamin perempuan. Dan berjenis kelamin laki-laki jika bentuk perut melebar.
Faktanya : Bentuk perut ibu hamil tergantung posisi janin dalam kandungan. Posisi janin yang memanjang akan membuat perut kelihatan tinggi. Posisi janin yang melintang membuat perut melebar. Selain itu bentuk perut saat hamil juga tergantung pada volume air ketuban dan elastisitas otot. Pada kehamilan pertama, bentuknya terlihat bulat karena otot masih kencang. Otot akan mengendur seiring dengan seringnya ibu mengalami kehamilan.

5.Makan kacang hijau atau air kelapa

Rambut bayi nantinya akan menjadi lebat jika ibu hamil banyak makan kacang hijau atau minum air kelapa hijau.
Faktanya : Faktor lebatnya tidaknya rambut bayi tidak tergantung pada asupan keduanya, tetapi lebih pada faktor keturunan, gizi janin yang tercukupi sehingga membuat rambut bayi lebat dan bagus. Sekalipun faktanya kacang hijau mengandung serat yang tinggi juga vitamin B1, B6 dan B12. Sedangkan air kelapa hujau mengandung elektrolit yang juga sangat baik untuk kesehatan dan menyehatkan.

6.Mengumumkan kehamilan sebelum usia 3 bulan dapat memperbesar resiko keguguran

Pada umumnya banyak perempuan percaya, usia kehamilan yang belum 3 bulan tidak boleh diumumkan. Termasuk kepada teman dekat atau rekan kerja di kantor. Alasannya, akan membuat mereka mudah keguguran atau tidak jadi hamil.
Faktanya : Dalam rentang waktu sepanjang 3 bulan kehamilan, tubuh dan mental dalam masa penyesuaian dalam proses perubahan-perubahan yang terjadi karena mulai bekerjanya hormon-hormon kehamilan. Lebih-lebih masa 1 sampai 2 bulan, dimana hal ini merupakan masa-masa kritis dalam kehidupan bayi, karena merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan anggota tubuh dan otaknya. Karena itu menjaga diri dari segala macam hal yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup, kesehatan dan keselamatan bayi adalah yang utama sebelum janin benar-benar sudah siap untuk hidup di luar rahim ibunya.

7.Melakukan hubungan intim pada 3 bulan pertama usia kehamilan dapat menyebabkan keguguran

Faktanya : Belum ada penelitian yang membuktikan bahwa melakukan hubungan intim saat hamil bisa menyebabkan keguguran. Sepanjang tidak menyakitkan dan tidak menimbulkan ketidak nyamanan, hubungan intim dengan pasangan aman dilakukan.

8.Ibu hamil selalu mengalami morning sickness

Morning sickness adalah suatu keadaan dimana saat bangun tidur calon ibu akan mengalami rasa mual pada perutnya.
Faktanya : Masing-masing calon ibu mengalami pengalaman yang berbeda-beda dalam hal ini. Ada yang merasakannya tidak saja pada pagi hari tetapi juga bahkan pada malam hari.
Salah satu faktor yang mempengaruhi morning sickness adalah human Chorionic Gonadotropin (hCG) atau hormon yang dihasilkan plasenta. Umumnya akan mencapai puncaknya pada minggu ke-8 sampai ke-12, bahkan beberapa ibu akan mengalami efek yang lebih lama lagi.

9. Naik pesawat tidak aman bagi kehamilan

Perbedaan tekanan udara dan ketinggian akan menyebabkan janin dalam kandungan bermasalah. Bahkan bisa mengalami keguguran.
Faktanya : Perubahan tekanan udara di dalam kabin pesawat tidak akan menyebabkan keguguran atau melahirkan prematur. Begitu juga dengan saat melewati x-ray karena paparan radiasinya yang sangat kecil tidak akan mengganggu janin.
Tetapi, melakukan penerbangan sebaiknya dilakukan sebelum usia kehamilan 7 bulan. Begitupun, kenyamanan saat melakukan penerbangan harus benar-benar diperhatikan, seperti menggunakan bantal kecil di punggung agar nyaman. Agar lebih mudah ke kamar kecil lebih baik memilih tempat duduk di pinggir.


Cara Cepat Hamil

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: